Mengapa
Langit berwarna-warni Pada Saat Senja dan pagi?
Kelihatannya
semakin cinta dengan Fisika, pada saat sore hari atau senja kita melihat
indahnya langit yang berwana-warni kadang kemerah-merahan menyerupai planet
mars. Kenapa ketika sang surya terbit atau terbenam langit tampak
berwarna-warni ya?
Ketika posisi matahari rendah karena
baru terbit atau karena menjelang terbenam, kita memandang melalui atmosfer
pada ketebalan yang setebal-tebalnya. Ketika menempuh penghalang setebal itu,
sebagian besar cahaya biru yang menuju ke arah kita berbaur ke segala
arah sehingga akibatnya cahaya yang sampai ke mata kita tidak lagi memiliki
unsur biru. Cahaya berkurang warna birunya menjadi tampak merah, jingga atau
kuning. bergantung pada ukuran partikel-partikel debu yang kebetulan
menggantung di udara, juga warna-warni yang ditaburkan oleh partikel-partikel
debu
jika penjelasan di atas belum
terlalu jelas maka coba lakukanlah eksperimen sederhana berikut ini. Membuat
matahari terbit Kita sendiri
1. sediakan segelas
air, dan tambahkan beberapa tetes susu ke dalamnya
2. pandanglah
air dalam gelas tersebut ke arah sebuah bola lampu menyala
maka akan terlihat bola lampu tampak kuning, merah dan
jingga
3. cahaya bola
lampu yang datang ke arah kita, dari lampu tersebut tidak memilki unsur biru
karena terhamburkan oleh partikel -partikel lembut kasein dan
gelembung-gelembung lemak mentega yang tersuspensi dalam susu.
4. warna
tepatnya tentunya tergantung pada konsentrasi partikel (kekentalan susu dlam
air)
Jadi Kesimpulannya
bukan planet mars yang menimbulkan warna kemerahan
pada saat senja atau pagi, namun hal itu terjadi karena sinar matahari yang
terhamburkan oleh debu dan awan sehingga warna cahaya matahari yang tertangkap
mata adalah warna merah, jingga ataupun kuning
Daftar pustaka: http://housephysics.blogspot.co.id/2014/10/bulan-astronomi-terbit-senja-partikel-jingga-merah-ufuk-langit-sore-pagi-warna-matahari-distorsi-debu-astronomi-mengapa-langit-berwarna-warni-pada-saat.html







0 komentar:
Posting Komentar